Selasa, 10 Maret 2015

Akuntansi Hotel

September 23, 2011
RUANG LINGKUP HOTEL

  • Wisatawan : Orang yang memasuki wilayah suatu negara dengan tujuan apapun asal bukan untuk tinggal menetap atau melakukan usaha yang teratur dan mengeluarkan uangnya di negara yang dikunjungi serta tidak memperoleh uang dari negara tersebut.
  • Ciri-ciri wisatawan: -Perjalanan dilakukan lebih dari 24 jam
-Perjalanan dilakukan hanya untuk sementara waktu
-Orang yang melakukannya tidak mencari nafkah di tempat di negara yang dikunjungi
  • Hotel menurut Hotel Proprietors Act :
Suatu perusahaan yang dikelola oleh pemiliknya dengan menyediakan pelayanan makanan, minuman, dan fasilitas kamar untuk tidur kepada orang-orang yang sedang melakukan perjalanan dan mampu membayar dengan jumlah yang wajar sesuai dengan pelayanan yang diterima.
  • Hotel menurut Grolier Electronic Publishing, Inc :
Usaha komersial yang menyediakan tempat menginap, makanan, dan pelayanan lain untuk umum.
  • Karakteristik Hotel :
1.     Usaha musiman
2.     Mempunyai rantai distribusi dan rentang waktu yang pendek
3.     Merupakan industri yang menggunakan tenaga kerja secara intensif
  • Produk/Jasa yang ditawarkan dalam bidang perhotelan :
1.     Room Acomodation
2.     Food & Beverage:
3.     Produk hotel yang tergolong dalam Minor Opperated Department (MOD) antara lain: telpon, laundry.
4.     Produk hotel yang dikelompokkan dalam Other Income (OI) antara lain: ruangan untuk acara banquet (pertemuan), ruangan konfrensi atau siding, ruangan untuk keperluan pertokoan (souvenir), penukaran valuta asing (money changer), kolam renang, diskotik, dan produk yang berbentuk fasilitas olahraga (golf, gymnasium, billiard)
  • Jenis Hotel : (United State Lodging Industry)
1.     Transient Hotel
2.     Residential Hotel
3.     Resort Hotel
  • Penggolongan Hotel :
1.     Penggolongan ditandai dengan bintang (bintang 1 sampai 5)
2.     Penggolongan berdasarkan kondisi phisik, syaratnya:
–        Besar kecil hotel
–        Kualitas, lokasi dan lingkungan bangunan
–        Fasilitas yang dimiliki hotel untuk tamu
–        Kelengkapan peralatan yang tersedia
–        Kualitas bangunan
–        Tata letak ruang dan ukuran ruang
3.     Penggolongan berdasar Operasional/Manajemen:
–        Struktur organisasi, uraian tugas dan manual kerja
–        Tenaga kerja, spesialisasi dan tingkat pendidikan karyawan
4.     Penggolongan berdasar Pelayanan :
–        Keramahan, sopan, dan menggunakan seragam
–        Pelayanan mengacu kepada kebutuhan dan keinginan tamu
–        Pelayanan dibuka selama 24 jam
  • Menurut BPS, tarif kamar dibedakan menjadi :
1.     Tarif kamar per room tarif:
2.     Tarif kamar per person tarif:
–   Seasional Rates
–   Week-End Rates
–   Family Plan Rates
–   Group Rates
–   Commercial Rates
–   Airlines Rates
–   Day Rates
–   Travel Agencies Rates
–   Over Flow Rates
–   Sistem Plan Rates
Harga kamar yang ditetapkan berdasarkan atas fasilitas yang diminta
Tamu yang membayar hanya untuk harga kamar (European Plan)
Tamu yang membayar fasilitas kamar dan makan (American Plan)
  • Cara Pemasaran jasa yang ditawarkan oleh hotel :
1.     Outside Selling (Luar)
2.     Inside Selling (Dalam)
  • Daftar Rekening (Chart of Account):
Rekening pada dasarnya dapat digolongkan menjadi:
1.     Rekening riil (Riil accounts)
Rekening yang merupakan unsur-unsur dalam penyusunan sebuah neraca yang terdiri dari aktiva/harta, utang dan modal.
2.     Rekening Nominal (Nominal accounts)
Rekening yang merupakan unsur-unsur dalam penyusunan sebuah laporan L/R yang terdiri dari pendapatan/penjualan dan biaya dan Harga Pokok Penjualan.

























  • Struktur Organisasi Hotel:
1.     Front Office Depatment
2.     Housekeeping Department
3.     F&B Department
Departemen ini dibadi menjadi 2:
a.      F&B Production
b.     F&B Service
4.     Sales&Marketing Department
5.     Accounting Department
6.     Human Resources Department
7.     Engineering Department
8.     Security Department

  • Struktur Organisasi Departemen Akuntansi:
1.     Financial Controller
2.     Chief Accounting
3.     Credit  Manager
4.     Account Receivable
5.     Income Audit
6.     Accounting Payable
7.     General Cashier
8.     Cost Control
9.     Receiving
10.  Store (Gudang)
11.  Payroll
12.  Purchasing
13.  Night Audit
14.  Book Keeper

  • Sistem Pembayaran pada Hotel
Ada beberapa sistem pembayaran pada hotel oleh tamu, yaitu:
1.     Pembayaran dengan cash money
2.     Pembayaran dengan credit card
3.     Pembayaran dengan traveller cheque
4.     Pembayaran dengan voucher
5.     Pembayaran dengan guarantee letter
6.     Pembayaran dengan complimentary











PENDAPATAN


Penjualan merupakan satu aspek yang sangat penting dalam urat nadi kehidupan usaha tersebut. Eksistensi dan kesinambungan hidup organisasi usaha sangat tergantung dari kemampuannya menghasilkan arus kas dari penjualan produk yang dihasilkan.
Usaha hotel mempunyai sumber pendapatan utama yang berasal dari penjualan kamar, penjualan makanan dan minuman, penjualan dari outlet-outlet lainnya.
a.      Penjualan Kamar
b.     Penjualan makanan dan Minuman
c.      Penjualan lain-lain dan masing-masing outlet
Karakteristik penjualan pada usaha hotel yaitu:
1.     Produk yang dijual merupakan kombinasi antara barang dan jasa.
2.     Produk berbentuk barang yang dijual dihasilkan melalui proses produksi.
3.     Perusahaan harus mempunyai persediaan kapasitas (capacity stock).

PENJUALAN KAMAR
a.      Jenis Pemesanan Kamar
1.   Pemesanan Kamar Bergaransi (Guaranteed Reservations)
Yang termasuk pemesanan kamar bergaransi:
  • Prepayment
  • Advance Deposit
  • Travel Agent/Airlines
  • Corporate
2       Pemesanan Kamar tak Bergaransi (Non Guaranteed Reservations)

b.     Media Pemesanan Kamar
a.      Telepon
b.     Surat
c.      Telex
d.     Faxsimile
e.      Go show

c.      Sumber-sumber Reservasi
1.     Company atau Perusahaan
2.     Travel Agent/Biro Perjalanan
3.     Airlines Agency/Perusahaan Penerbangan
4.     Government/Pemerintahan
5.     Airport Representative
6.     Hotel Guest/Tamu Hotel
7.     Car Rental Company/Perusahaan Penyewaan Mobil
8.     Central Reservation  System/Sistem Pemesanan Terpusat
9.     Individual/Perseorangan

  • Bagan Organisasi yang Terlibat:
a.      Reservation
b.     Front Office (FO) dan  FO cashier:
c.      Bellboy
d.     Roomboy
e.      Housekeeping
f.      Night Audit
g.     Income Auditor
h.     Account Receivable
i.       General Cashier.

  • Dokumen yang Digunakan:
a.      Guest bill: digunakan untuk mencatat transaksi penjualan yang dilakukan oleh tamu selama menginap di hotel dan sebagai bukti tagihan kepada tamu, yang terdiri dari:
v Master bill
v Extra bill
b.     Reservation Form
c.      Registration Form
d.     Registration Card
e.      Room Count Sheet
f.      Room Sales Recapitulation
g.     Remittance of Fund

  • Laporan yang Dihasilkan:
1.     Room Sales Recapitulation
2.     Daily of Sales disiapkan oleh income auditor yang berisi laporan penjualan keseluruhan

  • Prosedur Penjualan:
Penjualan Kamar:
Tamu                           FO                   Bellboy                       Night Audit                 Income Audit

Melakukan                  RSF         Setelah tamu registrasi,
reservasi                                     kunci kamar diserahkan,                                      Cek ulang
                                    RGF        bellboy mengantar tamu
                                                    ke kamar
RGC                                                           Cek
GB                                                                                   Buat daily of sales
(Masukkan ke rak,
posting tiap hari)

RCS


RSR
+
Uang
+
GB

ROF

PENJUALAN MAKANAN DAN MINUMAN
  • Kelompok Makanan dan Minuman
a.      Makanan
–        Makanan pembuka (Appetizers)
–        Sup (Soup)
–        Makanan utama (Main course)
–        Makanan penutup (Dessets)
b.     Minuman
–        Minuman keras (Liquer)
–        Beer
–        Minuman ringan (Soft drink)
–        Minuman hangat (Hot beverage)

  • Bagian yang Terlibat
a.      Waiter/Waitress
b.     Food and Beverage (F&B) Cashier
c.      Kitchen
d.     Income Auditor
e.      Night audit
f.      FO cashier

  • Dokumen yang Digunakan:
a.      Menu List: daftar harga dan jenis makana serta minuman
b.     Restaurant and Bar order: mencatat pesanan tamu
c.      Restaurant and Bar bill: mencatat transaksi penjualan makanan dan minuman yang dilakukan tamu dan sebagai bukti tagihan kepada tamu
d.     Restaurant and Bar summary of sales: mencatat penjualan makanan dan minuman baik tunai maupun kredit pada masing-masing shift
e.      Remittance of Fund: merupakan amplop yang digunakan untuk melaporkan dan menyetorkan hasil penjualan pada hari itu

  • Laporan yang Dihasilkan:
a.      Restaurant and Bar Summary of Sales
b.     Daily of Sales disiapkan oleh income auditor yang berisi laporan penjualan keseluruhan


Prosedur Penjualan:
Penjualan Makanan dan Minuman Tunai
Tamu                        Waiter/ress                    Kitchen                       F&B Cashier               FO
Menu                          Menu





Order                           RBO                            RBO                            RBO
(Rangkap 3,               (Siapkan pesanan)
arsip)                                                               RBB
(Rangkap 3,
RBB                                                                                               arsip)                Titip pada FO
+                   utk tiap shift
Uang                                                                                              Uang               Esok dibawa
+                   ke back office
RBSS

ROF







Penjualan Makanan dan Minuman Kredit
Tamu                        Waiter/ress                    Kitchen                       F&B Cashier               FO
Menu                          Menu





Order                           RBO                            RBO                            RBO
(Rangkap 3,               (Siapkan pesanan)
arsip)                                                                                   Posting
RBB            ke GB
(Rangkap 3,
RBB                                                                                               arsip)                Titip pada FO
(Ttd persetujuan ke                                                                                +                   utk tiap shif
Charge bill)                                                                                      RBSS              Esok dibawa
ke back office
ROF



PENERIMAAN KAS
Kas merupakan akun yang penting dalam operasional suatu hotel, tanpa ditunjang dengan kas yang memadai maka akan dapat mengganggu kelancaran aktivitas operasional suatu hotel, karena kas juga sebagai modal kerja yang sangat menunjang kelangsungan aktivitas keseharian suatu hotel.

Penjualan Kamar
Bagian Organisasi yang Terlibat:
a.      Front Office (FO) dan  FO cashier
b.     Night Audit
c.      Income Auditor
d.     General Cashier.
Dokumen yang Digunakan:
a.      Guest bill
b.     Room Sales Recapitulation
c.      Remittance of Fund

Prosedur :
FO                   Night Audit              Income Audit                          General Cashier

GB
+
RSR
+
Uang


ROF





Cek                            Cek ulang & catat pada            catat pada general cashier
summary, daily sales                                                                                                               simpan uang&arsip bukti


Penjualan Makanan dan Minuman
Bagian Organisasi yang Terlibat :
a.      F&B cashier
b.     FO cashier
  1. Night Audit
  2. Income Auditor
  3. General Cashier

Dokumen yang Digunakan:
a.      Restaurant and Bar bill: mencatat transaksi penjualan makanan dan minuman yang dilakukan tamu dan sebagai bukti tagihan kepada tamu
b.     Restaurant and Bar summary of sales: mencatat penjualan makanan dan minuman baik tunai maupun kredit pada masing-masing shift
c.      Remittance of Fund: merupakan amplop yang digunakan untuk melaporkan dan menyetorkan hasil penjualan pada hari itu

Prosedur :
 F&B               FO                   Night Audit                 Income Audit              General Cashier

RBB                GB
+                      +
SOS                 RSR
+                    +
Uang             Uang


ROF               ROF
Cek                       Cek ulang &                Catat pada general cashier
catat pada                   summary, simpan
daily of sales              uang&arsip bukti


Pengumpulan Piutang
Bagian Organisasi yang Terlibat:
  1. Account Receivable: mencatat penjualan kredit, dan menyiapkan faktur tagihan serta melakukan penagihan
  2. Collector: melakukan penagihan atas piutang tamu berdasarkan faktur.
  3. General Cashier: menerima semua hasil penagihan piutang dan melakukan pengecekan kembali  dan menyetor uang ke bank.

Dokumen yang Digunakan:
  1. Guest bill
  2. Reservation Form
  3. Agent Voucher
  4. DPP
  5. Invoice
  6. Cash Receipt




Prosedur
 Account Receivable              Head Department       Collector         General Cashier
VA
+
RF
+
GB                                     Persetujuan          Penagihan  ke agen
Invoice                                 Invoice                               Invoice                    Invoice      Catat pada GCS
+                                            +                              +                             +            info ke AR, lalu
DPP                                    DPP                         DPP                         DPP          arsip
+                                          +                                +                           +
CR                                     CR                             CR                        CR


Penerimaan Uang Muka
Bagian Organisasi yang Terlibat:
a.      Reservation
b.     Front Office (FO) dan  FO cashier:
c.      Night Audit:
d.     Income Auditor
e.      General Cashier

Dokumen yang Digunakan:
a.      Cash Receipt
b.     Reservation Form

Prosedur :
Reservation          Agen              FO Cashier              Night       Income         General Cashier
Audit        Auditor

RF                Reservasi






RF                    RF                    RF
+                     +
Uang                 Uang                        Cek          Cek ulang           Catat pada GCS
&informasikan
CR                                                                     account receivable,
lalu arsip
ROF










BIAYA

PENGERTIAN BIAYA
Biaya adalah harga perolehan yang dikorbankan atau digunakan dalam rangka memperoleh penghasilan (revenue) dan akan dipakai sebagai pengurang penghasilan.

DOKUMEN-DOKUMEN
1.     PURCHASE REQUISITION (PR)
Purchase Requisition adalah formulir yang mencatat permintaan pembelian barang yang biasanya disiapkan gudang atau departemen outlet atas dasar minimum stock barang.
Purchase Requisition pada umumnya dibuat rangkap 3 yang kemudian didistribusikan kepada:
a.      Asli dikirim ke seksi cost control
b.     Copy Pertama dikirim ke seksi pembelian/purchasing
c.      Copy Kedua sebagai arsip untuk gudang(storeroom)/departemen outlet

Contoh pembuatan Purchase Requisition:
Pada tanggal 14 Mei 2006 berdasarkan stock minimum barang petugas gudang meminta kepada seksi pembelian barang supaya dibelikan barang-barang yaitu:
30 pack Maizena 400 gram                         18 btl Apricot Brandy
60 kg Coffee Bali 250 gram                        15 btl Borzoi Vodka
24 can Custard Powder 100 gram               36 btl Bir Bintang Large
36 can Baking Powder 50 gram                  36 box Paper Napkin

Hotel :
Alamat :
PURCHASE REQUISITION

To           : Purchasing Department                                               No       : 001
From      : Storeroom Department                                               Date    : 14 Mei 2006
Please order the following items
To be delivered by:………………..

No Unit Items Qty Reqst Stock On hand Average Consum To date Consum Unit Price Remarks
1


2
3
4
5
6
7
8
Pack

Kg


Can



Can


Btl

Btl

Btl


Box
Maizena 400 gram Coffee Bali 250 gram
Custard Powder 100 gram
Baking Powder 50 gram
Apricot Brandy
Borzoi Vodka
Bir Bintang Large
Paper Napkin
30
60
24
36
18
15
36
36
10
20
8
12
6
5
12
26
30
60
24
36
18
15
36
36
25
30
10
15
10
7
12
30
   

Requested by                                                                                            Approved by



Head Department Store                                                                            General Manager



2.     PURCHASE ORDER (PO)
Purchase Order (PO) adalah formulir yang mencatat pemesanan barang-barang untuk kebutuhan operasional hotel.
      Prosedur pemesanan barang melalui purchase order hendaknya disesuaikan dengan aturan yang berlaku misalnya:
d.     Harus didukung dengan purchase requisition
e.      Didukung dengan Analisa Pembanding Harga (Quatation Analysis Price)
Purchase Order (PO) dibuat rangkap 5 dan didistribusikan kepada:
a.      Asli dikirim kepada supplier yang ditunjuk
b.     Copy Pertama dikirim ke seksi cost control
c.      Copy Kedua dikirim ke seksi storeroom department/gudang (informasi pembelian)
d.     Copy Ketiga dikirim ke seksi account payable
e.      Copy Keempat arsip purchasing department
Sebelum barang disimpan dalam gudang ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada waktu penerimaan barang antara lain:
1.     Menyocokkan barang-barang yang akan diterima dengan tanda bukti pemesanan barang (PO).
2.     Memeriksa, menghitung, menimbang, dan menerima terutama yang berkaitan dengan jumlah, mutu, berat, ukurannya serta spesifikasinya.


Contoh pembuatan purchase order:
Hotel         : ……………………
Alamat      : ……………………
PURCHASE ORDER

Kepada Yth : UD Pelangi                                                             No         : 001
Tanggal : 14 Mei 2006

Sesuai dengan penawaran harga tuan, harap barang-barang tercantum dibawah ini dikirim kebagian penerimaan kami:
Tanggal tiba : 18 Mei 2006






No
Banyak
Satuan
Jenis
Barang
Harga
Satuan
Harga
Total
1 2
3
4
5
6
7
8
Pack Kg
Can
Can
Btl
Btl
Btl
Box
Maizena 400 gram Coffee Bali 250 gram
Custard Powder 100 gram
Baking Powder 50 gram
Apricot Brandy
Borzoi Vodka
Bir Bintang Large
Paper Napkin
30
60
24
36
18
15
36
36
    5.500
    5.000
    2.500
    3.000
105.000
115.000
  10.000
  27.500
165.000
300.000
  60.000
108.000
  1.890.000
1.725.000
360.000
990.000
Total                                           5.598.000

§  PO ini dianggap batal jika paling lambat tanggal 25 Mei 2006 belum tiba di gudang.
§  Barang supaya dikirim ke bagian penerimaan (receiving) disertai nota pembelian rangkap 2(dua).
§  Kami akan mengembalikan duplikat nota tersebut setelah barang diterima.
§  Barang akan kami kembalikan apabila ternyata tidak sesuai dengan pesanan kami, dan hotel bertanggung jawab kalau barang sudah tiba di gudang kami dalam keadaan baik.
§  Pembayaran akan dilakukan, setelah barang diterima berdasarkan tanda penerimaan kami dan nota tuan/nyoya atau surat penagihan tuan/nyonya yang kami terima.
§  Harap dicantumkan no order kami pada nota tuan/nyonya.
§  PO ini dianggap sah apabila telah ditandatangani oleh pejabat hotel yang berwenang.


Purchasing Manager                           Cost Control                                 General Manager


3.     MEMORANDUM INVOICE (MI)
Memorandum Invoice (MI) adalah pencatatan pembelian barang-barang yang diterima dari supplier sebagai tanda bukti bahwa barang-barang tersebut sudah diterima dengan baik.
      Seksi penerima barang mempunyai tugas untuk membuat tanda bukti barang masuk berupa Memorandum Invoice sesuai nota pembelian/faktur, setiap satu nota/faktur dibuatkan satu Memorandum Invoice.
Memorandum Invoice baru dikatakan berlaku syah apabila sudah ditandatangani oleh departemen yang diberi wewenang untuk membubuhi tanda tangan seperti:
1.     Quantity and Quality Approved
2.     Price approved
3.     Received
Setelah MI ditandatangani selanjutnya didistribusikan ke seksi:
1.     Asli dikirim ke seksi cost control
2.     Copy Pertama dikirim ke seksi storeroom department/gudang
3.     Copy Kedua dikirim ke seksi pembelian barang/purchasing (arsip)
4.     Copy Ketiga dikirim ke seksi hutang/account payable
5.     Copy Keempat diberikan kepada supplier






Contoh pembuatan Memorandum Invoice:
Hotel:
Alamat:
Memorandum Invoice Food
                                                                                                No       :001
Date    :18 Mei 2006
Delivered by: UD Pelangi
Stock No
Unit
Qty
Description
Unit Price
Total
Remarks
A1 2
3
4
Pack Kg
Can
Can
30 60
24
36
Maizena 400 gr Coffee Bali 250gr
Custard Powder 100gr
Baking Powder 50gr
5.500
5.000
2.500
3.000
165.000
300.000
  60.000
108.000
 
Total
633.000
 
Quantity&Quality Control                                   Price Approved                        Received


(……………………..)                                 (………………………..)              (………………..)


Hotel:
Alamat:
Memorandum Invoice Beverage
No       :002
Date    :18 Mei 2006
Delivered by: UD Pelangi
Stock No
Unit
Qty
Description
Unit Price
Total
Remarks
B1 2
3
Btl Btl
Btl
18 15
36
Apricot Brandy Borzoi Vodka
Bir Bintang large
105.000
115.000
10.000
1.890.000
1.725.000
360.000
 
Total
3.975.000
 
Quantity&Quality Control                          Price Approved                        Received


(………………………)                                  (………………………..)              (………………..)


Hotel:
Alamat:
Memorandum Invoice Material Supplies
No       :003
Date    :18 Mei 2006
Delivered by: UD Pelangi
Stock No
Unit
Qty
Description
Unit Price
Total
Remarks
C1 Box 36 Paper Napkin
27.500
990.000
 
Total
990.000
 
Quantity&Quality Control                       Price Approved                       Received


(………………………)                                 (………………………..)               (……………….)

4.     DAILY RECEIVING REPORT (DRR)
Daily Receiving Report (DRR) adalah rekapitulasi pencatatan penerimaan barang untuk kebutuhan operasional hotel.
Daily Receiving Report dapat dikalsifikasikan menjadi tiga golongan sesuai dengan kelompok barang seperti:
1.     Daily Receiving Report untuk Food
2.     Daily Receiving Report untuk Beverage
3.     Daily Receiving Report untuk Material
Tujuan membuat Daily Receiving Report antara lain:
  1. Untuk mengetahui setiap saat jumlah barang yang diterima
  2. Sebagai alat kontrol apakah barang yang diterima sesuai dengan Purchase Order (PO)
  3. Untuk memudahkan bagian cost control dalam pembebanan biaya sesuai dengan chart of account
  4. Untuk memudahkan pencatatan kedalam kartu barang (Bincard/Cardex)
Contoh pembuatan Daily Receiving Report:
Hotel   :
Alamat            :
Daily Receiving Report Food
No       :001
Date    : 18 Mei 2006
Inv No Oty Unit Items Unit Price Total Rem Fruit&Vegt Meat Dairy Product
001  
30
60
24
36
 
Pac
Kg
Can
Can
UD Pelangi
Maizena
Coffee Bali
Cust Powder
Baking Powder
 
5500
5000
2500
3000
 
165.000
300.000
60.000
108.000
       
Total:        633.000
Prepared by                                   Received by                            Checked by


(Receiving)                                   (Store Keeper)                                    (Cost Control)


Hotel   :
Alamat            :
Daily Receiving Report Beverage
No       :002
Date    : 18 Mei 2006
Inv No Oty Unit Items Unit Price Total Rem Liquer Beer Soft drink
002  
18
15
36
 
Btl
Btl
Btl
UD Pelangi
Apricot Brandy
Borzoi Vodka
Bir Bintang
Large
 
105.000
115.000
10.000
 
1.890.000
1.725.000
360.000
       
Total:                       3.975.000
Prepared by                                   Received by                            Checked by
(Receiving)                                              (Store Keeper)                          (Cost Control)
Hotel   :
Alamat            :
Daily Receiving Report Material Supplies
No       :003
Date    : 18 Mei 2006


Inv No Oty Unit Items Unit Price Total Rem Inventory Other
003  
36
 
Box
UD Pelangi
Paper Napkin
 
27.500
 
990.000
     
Total                       990.000
Prepared by                                   Received by                            Checked by


(Receiving)                                   (Store Keeper)                                    (Cost Control)


5.     BINCARD
Bincard adalah kartu barang yang menyebutkan nama barang, barang masuk, barang keluar, serta sisa barang.
      Dengan adanya metode bincard sangat membantu petugas gudang untuk mengetahui kondisi barang serta memudahkan didalam pengadaan pemesanan barang-barang yang sudah mendekati minimum stock.
Contoh Pembuatan Bincard:
Stock No A1                                                                                 Bin No: 100-1
Description                                   Maizena 400gr
Max           : 40                  Min     :10                   Unit: Pack

Date
Reference
In
Out
Balance
31 Aprl 2006 18 Mei 2006
Inventory DRR 001
- 30 - - 10 40

6.     CARDEX
Cardex adalah kartu barang yang menyebutkan nama barang, ukurannya, harga satuan, barang masuk, barang keluar, dan sisa barang
      Cardex digunakan sebagai alat kontrol oleh petugas cost control dalam hal mengetahui:
  1. Jumlah nilai barang yang tersisa digudang
  2. Tingkat turn over
  3. Harga alokasi per unit barang
  4. Jumlah barang yang dikonsumsi untuk kebutuhan operasional hotel
  5. Mengetahui barang yang jarang dipakai
  6. Jumlah barang masuk dan keluar



Contoh Pembuatan Cardex:

Date
Reference
Unit Cost
In
Out
Balance
31 Aprl 2006 18 Mei 2006
Inventory DRR 001
5.500
-
30
-
-
10
40

Item: Maizena 400gr                    Stock No: A1                          Unit: Pack

7.     STOREROOM REQUISITION (SR)
Storeroom Requisition adalah tanda bukti permintaan barang digudang. Storeroom Requisition dapat dibedakan menjadi 3 antara lain:
  1. Storeroom Requisition Food
  2. Storeroom Requisition Beverage
  3. Storeroom Requisition Material and Supplies
Storeroom Requisition dibuat oleh masing-masing departemen dan diterima oleh bagian gudang untuk menyiapkan barang. Didistribusikan kepada:
  1. Asli dikirim ke cost control untuk diposting kedalam cardex
  2. Copy pertama ke gudang sebagai arsip
  3. Copy kedua dikirim ke bagian yang menggunakan barang tersebut


PEMBELIAN PERSEDIAAN
Persediaan barang di hotel bisa berupa makanan, minuman, material supplies dan barang lain, dimana barang tersebut tersedia untuk dijual maupun untuk membantu kelancaran operasional perusahaan/hotel. Ada beberapa tujuan diadakannya persediaan hotel, antara lain:
1.     Menjaga kontinuitas usaha
2.     Mencegah over investment dan barang yang rusak/busuk
3.     Menghindari kerugian akibat waktu penyerahan dan menghemat biaya pemesanan
4.     Membuat perencanaan pembelian yang optimal
5.     Menjaga kebutuhan barang dapat seimbang antara pembelian dengan gudang
6.     Mencegah slow moving item
Penyimpanan barang persediaan sangat besar pengaruhnya bagi ketahanan dan keawetan barang tersebut, sehingga beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
1.     Temperatur ruangan
2.     Kebersihan dan kerapihan penyusunan barang
3.     Metode penyimpanan barang
4.     Sistem ventilasi

Bagian Yang Terlibat
1.     Departemen yang membutuhkan
2.     Gudang (Storeroom)
3.     Pembelian (Purchasing)
4.     Penerimaan (Receiving)
5.     Cost Control
6.     Hutang (Account Payable)

Dokumen Yang Digunakan
  1. Purchase Requisition (PR)
  2. Purchase Order (PO)
  3. Memorandum Invoice (MI)
  4. Daily Receiving Report (DRR)
  5. Quatation Analysis Price (QAP)
  6. Bincard
  7. Cardex

Laporan Yang Dihasilkan
Daily Receiving Report (DRR) yang dihasilkan oleh bagian penerimaan barang (receiving), dimana menjelaskan tentang penerimaan barang harian.


PENGGUNAAN PERSEDIAAN
Penggunaan persediaan untuk operasional perusahaan harus diadministrasikan dengan baik, karena penggunaan sama artinya dengan pemakaian yang merupakan biaya bagi departemen yang meminta. Pada setiap akhir periode (akhir bulan) cost control akan melakukan inventarisasi atas persediaan (stock opname), dimana inventarisasi pada departemen operasi biasanya dilakukan malam hari saat kegiatan hotel berkurang, sedangkan inventarisasi di daily store dan general store dilakukan setelah kegiatan keluar masuknya barang di gudang dihentikan untuk hari itu. Sebelum inventarisasi dilakukan biasanya diberitahukan terlebih dahulu bagi departemen yang akan meminta barang.
Bagian Yang Terlibat
  1. Departemen yang membutuhkan
  2. Gudang (Storeroom)
  3. Cost Control

Dokumen Yang Digunakan
  1. Storeroom Requisition (SR)
  2.  Bincard
  3. Cardex

Laporan Yang Dihasilkan
  1. General food/beverage cost, yang berisi perhitungan biaya makanan dan minuman
  2. Stock opname report, laporan yang menjelaskan tentang hasil inventarisasi persediaan pada akhir periode, untuk dipakai sebagai dasar mencocokkan dengan saldo akhir pada cardex/bincard
  3. Cost reconcialiation, merupakan rekonsiliasi atas pengeluaran biaya makanan dan minuman, yang akan dipakai sebagai dasar menghitung food/beverage cost
  4. Daily food costt, merupakan laporan yang menunjukkan kondisi penjualan (perbandingan antara total cost  dengan total sales) yang biasanya dinyatakan dengan persentase












PENGELUARAN KAS
Dalam usaha perhotelan terdapat beberapa pemegang kas (kasir), seperti kasir untuk masing-masing outlet (kasir FO, Restoran&Bar, dll) sehingga untuk memperlancar kegiatan operasional dibentuk kas kecil. Kasir yang ada dikantor belakang (back office) yang biasanya disebut General Cashier juga diberikan kas kecil dalam suatu jumlah tertentu yang bisa digunakan untuk melakukan pembayaran yang sifatnya mendesak, dimana jumlah yang diperkenankan dibayar secara tunai ditetapkan berdasarkan kebijakan manajemen. Setiap pengeluaran dana yang dilakukan oleh general cashier harus mendapat persetujuan terlebih dahulu, minimal oleh head department.
Pembayaran Gaji
Bagian Yang Terlibat
  1. Personalia
  2. Accounting Head Department
  3. General Manager
  4. General Cashier
Dokumen Yang Digunakan
  1. Daftar Gaji
  2. Slip Gaji
  3. Bank/Cash Disbursment Voucher
Laporan Yang Dihasilkan
General Cashier Summary, merupakan ringkasan pengeluaran kas dalam satu periode yang dilakukan oleh general cashier

Pembayaran Hutang
Bagian Yang Terlibat
1.     Account Payable/Hutang
2.     Accounting Head Department
3.     General Manager
4.     General Cashier
Dokumen Yang Digunakan
  1. Voucher Payable
  2. Faktur
  3. Memorandum Invoice
  4. Bank/Cash Disbursment Voucher
Laporan Yang Dihasilkan
General Cashier Summary, merupakan ringkasan pengeluaran kas dalam satu periode yang dilakukan oleh general cashier

Pembelian Tunai
Bagian Yang Terlibat
  1. Departemen yang memerlukan
  2. Purchasing/Pembelian
  3. Accounting Head Department
  4. Cost Control
  5. General Manager
  6. General Cashier
Dokumen Yang Digunakan
  1. Purchase Requisition
  2. Bank/Cash Disbursment Voucher
Laporan Yang Dihasilkan
General Cashier Summary, merupakan ringkasan pengeluaran kas dalam satu periode yang dilakukan oleh general cashier.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar